November 23, 2020

Envicav

Jendela Dunia

8 Jenis Besi Beton pada Konstruksi Pembangunan yang Perlu Anda Ketahui

Besi beton adalah salah satu material konstruksi pada bangunan yang saat ini telah banyak digunakan pada pembangunan konstruksi seperti gedung.

Berikut ini adalah delapan jenis besi beton pada konstruksi yang perlu Anda ketahui, setiap jenis besi memiliki spesifikasi dan fungsi yang berbeda, simak ulasannya.

Jenis – Jenis Besi Beton Konstruksi Pembangunan

1.Beton dengan kekuatan normal

Beton dengan kekuatan normal mirip dengan beton biasa karena bahan yang digunakan sama dalam pembuatannya. Waktu penyetelan awal sekitar 30 hingga 90 menit, tergantung dari sifat semen yang digunakan dan kondisi cuaca di lokasi. Kekuatan beton jenis ini antara 10 MPa sampai 40 MPa, Anda bisa temukan di besi beton di Surabaya.

2. Beton Kekuatan Tinggi

Beton mutu tinggi dibuat dengan cara menurunkan rasio air-semen menjadi kurang dari 0,35. Beton tersebut memiliki kekuatan melebihi 40 MPa. Bekerja dengan beton mutu tinggi merupakan masalah yang signifikan karena tingkat kinerjanya yang lebih rendah.

3. Beton dengan kekuatan cepat

Seperti namanya, beton cepat-cepat memperoleh kekuatannya dalam beberapa jam setelah persiapannya. Ini memastikan pembangunan gedung dan jalan yang cepat. Salah satu aplikasi beton cepat-cepat yang paling umum adalah untuk memperbaiki jalan.

4. Beton ber performa tinggi

Jenis beton ini menampilkan kinerja tingkat tinggi. Mereka sesuai dengan standar spesifik seperti perolehan kekuatan yang cepat, penempatan yang mudah, permeabilitas tinggi, daya tahan tinggi, sifat mekanik jangka hidup dan menangani masalah lingkungan. Besi beton ini bisa Anda temukan pada salah satu supplier besi beton di Surabaya seperti Dua Putra Petir.

5. Beton berkinerja sangat tinggi

Selain bahan umum yang digunakan untuk pembuatan beton, beton performa sangat tinggi membutuhkan asap silika, tepung kuarsa, dan pasir silika halus. Anda juga dapat menggunakan pereduksi air jarak tinggi, baja atau serat organik untuk meningkatkan kekuatan campuran. Keunggulan UHPC adalah tidak memerlukan tulangan baja untuk memperkuat struktur. UHPC memiliki kekuatan tekan hingga 29000 psi.

6. Beton yang dipadatkan dengan roller

Jenis beton ini membutuhkan penempatan beton dan memadatkannya dengan bantuan penggiling jalan. Jenis beton ini membutuhkan lebih sedikit semen secara komparatif, tetapi dapat memberikan kepadatan yang lebih tinggi.

7. Beton aspal

Jalan permukaan, bandara, tempat parkir, dan tanggul bendungan membutuhkan beton aspal. Mereka diproduksi dengan mencampur aspal dan agregat. Beton aspal ini bisa Anda temukan pada distributor besi beton di Surabaya.

8. Beton siap pakai

Beton siap pakai adalah beton yang diramu di pusat pabrik pencampuran dan dibawa ke lokasi konstruksi dalam kondisi siap pakai. Anda harus memperhatikan waktu yang dibutuhkan untuk transportasi saat menggunakan beton siap pakai karena campuran dapat mengeras jika ada penundaan yang tidak semestinya.